Category: Manhaj

20 Nov by Admin Tags: , , ,

Berlebihan dalam Beragama (bag.3-habis)

C. Hadits-hadits tentang celaan terhadap Khowarij Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Sesungguhnya dia (Dzul Khuwaisiroh) memiliki pengikut, dan salah seorang diantara kalian akan diremehkan sholat dia dibandingkan dengan sholat mereka, dan puasa dia dibandingkan dengan puasa mereka. Kemudian Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa salam melihat kepada Dzul Khuwaisiroh kemudian berkata: Sungguh akan muncul dari anak […]
19 Nov by Admin Tags: , , , ,

Berlebihan dalam Beragama (bag.2)

2. MAKNA RADIKALISME / Ghuluw ((الغُـلـُو Kata radikal, kekerasan dan kekakuan (الغلو) kembali kepada sebuah kalimat yang bermakna sesuatu yang berlebih-lebihan didalam melampaui batas dan ukuran. Sebagaimana yang dikatakan ibnu faris rahimahullah didalam kitabnya “Mu’jam maqayis Lughah” Sedangakan berlebih lebihan didalam agama yaitu dengan melakukan sesuatu yang melampaui batas dengan kekerasan dan kekakuan, sebagaimana disebutkan […]
18 Nov by Admin Tags: , ,

Berlebihan dalam Beragama (bag.1)

Oleh: Abu Kholil Mujahid (Markaz Darul Hadits Ma’arib Yaman) Kebenaran adalah sesuatu yang sangat berharga, sangat agung dan sangat mahal yang menjadikan seseorang berada di atasnya merasa tenang, tentram dan nyaman inilah kebahagian hidup, suatu nikmat yang sangat besar dan mahal bagi seluruh manusia ketika mampu menjadikan Islam sebagai ajaran hidupnya. Dialah Alloh ta’ala yang […]
18 Sep by Admin Tags:

Kembali kepada Kebenaran (1)

Kebenaran adalah sesuatu yang sangat berharga, sangat agung dan sangat mulia. Yang menjadikan orang yang berada diatasnya merasa tenang, tentram dan nyaman. Suatu nikmat yang sangat besar dan mahal bagi seluruh manusia, ketika manusia mampu menjadikan Islam sebagai jalan hidupnya. Dialah Alloh yang telah menurunkan agama yang haq (benar) sebagai petunjuk, nasehat dan kabar gembira; sebagai cahaya yang terang benderang, risalah yang terakhir, sebagai pelurus dari semua jalan kesesatan dan penyimpangan, sebagai cahaya ilmu dari kebodohan; dan membukakan hati bagi orang–orang yang lalai. Maka bersinarlah dunia dengan Islam sesudah kegelapannya, menyatukan manusia sesudah bercerai berai, tegak sebagai ajaran kehidupan yang benar, baik dalam ibadah, akidah, akhlak dan mu'amalahnya.

Dinul Islam adalah agama yang sempurna dan diridhoi oleh Alloh ta'ala, sebagaimana Firman-Nya:

"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. " (QS. 5 al-Maidah: 3).